The Power of Bestfriend
Dalam derita tiada tepi pada alur deras kehidupan, ada satu pribadi yang selalu dapat mengerti anda, menyemangati jiwa anda ketika terperangkap keputusasaan, dan selalu jadi pelita bagi ruh anda ketika digelapkan oleh kondisi sulit kapanpun. Dialah kawan kedua setelah diri anda. Yaitu seorang sahabat, yang selalu ada dalam
duka, cita dan selamanya akan selalu ada bagi kehidupan anda.
(Muhamad Fathan Mubin)
Inilah kehidupan. Yang penuh
kebersamaan dan ikatan batin serta perasaan antara satu dengan yang lainnya.
Diri anda adalah setitik cahaya. Setitik cahaya yang dapat memancarkan kobaran api
semangat dengan sedikit gerakan saja. Cukup hebat bukan ? namun, jika anda
tidak beranggapan bahwa ada hal lain, ada bagian lain dari apa yang selama ini
anda upayakan serta itu penting namun anda tidak menganggap bahwa hal itu “ada”, maka dapat disimpulkan bahwa
hati nurani anda ternyata begitu sempit dan tidak berguna dalam konteks yang
sesungguhnya.
Pernahkah anda memiliki sahabat ?
seberapa pentingkah sahabat bagi kehidupan anda ? “biasa aja, ga ada pengaruh tuh.” apakah
pernyataan itu yang terbesit di dalam pikiran anda mengenai hakikat seorang sahabat ? sadarlah
bahwa apa yang selama ini anda dapatkan – baik harta, pangkat maupun
penghargaan lainnya – tanpa disadari adalah sesuatu yang anda capai dengan
bantuan seseorang disana yang tak rela melihat diri anda lemah, tak jua meminta
balas jasa atas apa yang selama ini ia lakukan demi anda, dan menjadi sebuah
kebahagiaan tiada terkira baginya ketika melihat anda begitu gembira dan
menikmati apa yang telah anda gapai. Dialah sahabat, yang selalu ada bagi anda.
Saya terkadang merasa bersalah. Terlalu
menjadi parasit bagi ‘seorang sahabat’
disana. Tahukah anda ? bahwa tulisan ini hingga dapat dibaca oleh anda, berkat
adanya kesetian seseorang terhadap sahabatnya. Ia dengan sukarela mendanai
segala macam persiapan maupun hal lain demi terbitnya buku ini, demi saya, demi
sahabatnya. Lantas, mengapa anda masih saja menganggap meski tidak ada sahabat
hidup anda akan baik-baik saja ? kemanakah anda akan mengeluh ketika peluh air
mata menetes sebab kepedihan yang melanda diri anda ? kepada Allah SWTlah kita
meminta perlindungan dan mengeluh atas segala derita hidup. Hebatnya seorang
sahabat adalah salah satu utusan yang dijadikan oleh Allah SWT sebagai ranah
anda untuk mencurahkan semuanya, termasuk seluruh keluh kesa anda. Percayalah!
Kini, jangan lagi anda menganggap
bahwa sahabat hanya sebagai pelengkap. Terbukti itu telah terjadi dalam
kehidupan saya. Fungsi sahabat adalah penyemangat, pematik pribadi bagi anda
untuk kembali membakar keoptimisan jiwa atas segala kesempatan yang ada.
Lihatlah dia, sebagai satu kesatuan yang utuh bersama anda. Dialah soulmate anda yang sesungguhnya, pelipur
lara ketika ditinggal kekasih maupun saat bersedih karena gagal dalam suatu
upaya. Berbaiklah kepadanya. anggaplah dia ada, sebagai pribadi yang selalu
membantu anda, sebagai pahlawan terbaik, sebagai seorang SAHABAT.
Sahabat
Karya : Iffa Maulida
Karya : Iffa Maulida
Di
kala kesepian.. di kala sakit.. di kala bingung..
Di
kala sedih.. di kala gundah..
Di
kala kita merasakan putus asa..
Persahabatan
membuat kita mampu bertahan..
Bahkan
jika sahabat tidak mampu membantu..
Cukuplah bila dia ada di sisi kita..
Mendengarkan keluhan dari kita..
Menyiapkan
topangan dan menghapus embun yang menetes dari sudut mata..
Persahabatan
tidak berkurang oleh bentang jarak maupun waktu..
Oleh
segala bentuk penderitaan ataupun kebisuan..
Karena
dalam hal-hal inilah persahabatan berakar..
Dalam
hal-hal inilah persahabatan berkembang indah..
Disalin dari buku "Diary of Motivation," karya MFM


Tidak ada komentar:
Posting Komentar